GPN Usul Pidanakan Pihak Yang Klaim Logo & Nama KNPI tanpa Hak Termasuk Haris Pertama

PERISTIWA

Jakarta, Kongres Pemuda/Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) ke XVI di Jakarta 8 – 10 April 2022 berhasil memilih Muhammad Ryano Pandjaitan (MRP) sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) periode 2022 – 2025.

Kongres yang di ikuti kurang lebih 191 organisasi Kepemudaan (OKP) tingkat nasional sebagai federasi KNPI dan 27 Dewan Pengurus Daerah (DPD) KNPI tingkat I dari seluruh Indonesia. Kongres bertema ‘Penyatuan’ ini MRP Ketua Umum (Ketum) terpilih secara aklamasi.

Menanggapi hal ini, Verry Achmad Ketua Umum DPP Gerakan Pemuda Nusantara (GPN) mengatakan, dengan tepilihnya MRP, maka selesai sudah perpecahan yang selama ini terjadi di kalangan Pemuda.

“Tak ada lagi KNPI versi ini itu, kehadiran hampir 90 persen OKP dan 90 persen DPD KNPI provinsi ini menunjukan legitimasi yang sangat kuat dari stake holder pemuda yang berhimpun di KNPI. Jadi pihak-pihak yang tak memiliki legitimasi politik maupun hukum harus berhenti bicara tetang KNPI termasuk KNPI abal-abal Haris Pertama. Coba saja cek ada ga akta Kemenkumham atas nama Haris. Abal-abal itu. Mulut aja gede, gerbong kosong isinya”, sebut Verry dalam perbincangan dengan redaksi di Jakarta, Senin (11/4/2022).

Menurut Verry, DPP GPN akan mengusulkan pada MRP ketum KNPI terpilih untuk menyusun langkah-langkah organisasi dan langkah hukum pada pihak-pihak yang selama ini mengatas namakan KNPI tapi tak memiliki legitimasi politik maupun hukum dalam hukum administrasi negara yakni tercatat di Kemenkumham RI.

“Di bawah saja ke ranah hukum, pihak – pihak yang memakai logo dan nama KNPI tanpa hak. Negara harus tegas untuk menyatukan pemuda Indonesia.”, tegas Verry.

Verry menegaskan jika ada pihak-pihak yang ngotot memakai nama, logo KNPI maka kami meminta pihak aparat untuk membubarkan acara itu. Tak ada lagi perpecahan. Semua sudah menyatu lewat kongres pemuda di bawah Komando MRP, pungkas Verry.

Di ketahui, sebelumnya Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) versi Haris Pertama menegaskan bahwa Kongres KNPI yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta pada akhir pekan ini tidak sah.

Di mana dalam kongres tersebut, Muhammad Ryano Satrya Panjaitan terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum DPP KNPI periode 2022 hingga 2025.

“Ryano Panjaitan itu pengurus KNPI yang saya pecat. Oleh karena itu, acara yang mengatasnamakan Kongres KNPI di Hotel Sultan, tidak sah,” tegas Haris kepada wartawan, Minggu (10/4).

Menurutnya, kongres KNPI yang sah akan digelar di Maluku Utara pada tanggal 15 hingga 22 Mei 2022. Seluruh DPD KNPI baik di tingkat provinsi, maupun di kabupaten/kota dan organisasi kepemudaan (OKP) sudah sepakat untuk mengikuti Kongres Pemuda XVI KNPI itu.

“Bahkan Kongres KNPI XVI akan dihadiri seluruh mantan Ketua Umum KNPI seperti Bang Akbar Tanjung, Bang Adhyaksa Dault, Bang Tjahjo Kumolo, Bang Idrus Marham, dan lain sebagainya,” beber Haris.

Leave a Reply

Your email address will not be published.