
gpnindonesia.com, Lamongan – Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Lamongan menegaskan komitmennya untuk mendukung berbagai upaya percepatan pertumbuhan ekonomi nelayan di Jawa Timur selama tahun 2026. Sikap tersebut menjadi wujud dukungan organisasi nelayan dalam memperkuat sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu pilar penting pembangunan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Ketua HNSI Kabupaten Lamongan, Ma’mun Murod, menyampaikan bahwa sektor perikanan memiliki peranan yang sangat strategis, tidak hanya dalam menjaga ketahanan pangan, tetapi juga menciptakan lapangan pekerjaan serta meningkatkan taraf hidup masyarakat yang menggantungkan penghidupannya pada sektor kelautan. Menurutnya, kemajuan sektor ini membutuhkan kerja sama yang erat antara pemerintah, pelaku usaha perikanan, dan organisasi nelayan guna meningkatkan produktivitas, memberikan nilai tambah pada hasil perikanan, serta memperkuat daya saing produk perikanan Jawa Timur di berbagai pasar.
Dalam pernyataan sikapnya, HNSI Kabupaten Lamongan juga memberikan dukungan terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang berpihak kepada nelayan. Program-program tersebut meliputi kemudahan akses permodalan, penyediaan sarana dan prasarana penangkapan ikan yang memadai, perlindungan melalui jaminan sosial, pengembangan pelabuhan perikanan, hilirisasi produk perikanan, hingga penerapan konsep blue economy yang berorientasi pada keberlanjutan.
Sebagai salah satu daerah dengan potensi perikanan terbesar di Jawa Timur, Kabupaten Lamongan dinilai memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi regional. Potensi perikanan tangkap maupun budidaya yang dimiliki daerah ini menjadi penopang utama perekonomian masyarakat pesisir sekaligus memberikan kontribusi besar terhadap produksi perikanan dan peningkatan nilai ekonomi daerah. Pemerintah Kabupaten Lamongan pun terus berupaya memperkuat sektor agro-maritim sebagai salah satu penggerak utama pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Selain itu, HNSI Kabupaten Lamongan mengajak seluruh nelayan untuk terus menjaga kelestarian sumber daya laut dengan menerapkan praktik penangkapan ikan yang ramah lingkungan dan bertanggung jawab. Organisasi tersebut juga mendorong peningkatan kualitas hasil tangkapan, pemanfaatan teknologi di bidang perikanan, serta penguatan kelembagaan nelayan agar mampu menghadapi tantangan ekonomi maupun dampak perubahan iklim.
Melalui komitmen tersebut, HNSI Kabupaten Lamongan optimistis bahwa sinergi antara pemerintah, organisasi nelayan, dunia usaha, dan masyarakat pesisir akan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi nelayan di Jawa Timur sepanjang tahun 2026. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat melahirkan nelayan yang semakin sejahtera, mandiri, produktif, dan memiliki daya saing tinggi dalam mendukung pembangunan ekonomi maritim Indonesia. red – Asep b
