Dukung Program Agraria & Nawacita. Warga Lebak: Presiden 3 Periode Agar Berkesinambungan

PERISTIWA

Lebak, gpnindonesia.com – Wacana untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjabat 3 periode mendapat sambutan positif dari masyarakat Lebak, khususnya dari warga Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten.

Warga Cimarga mendukung Jokowi 3 periode, dikarenakan Jokowi sangat pantas menjabat kembali sebagai Presiden Republik Indonesia. Pernyataan ini disampaikan Kiwong sebagai perwakilan dari warga Cimarga.

“Kami mendeklarasikan Jokowi tiga periode agar program agraria dan nawacita Pak Jokowi dapat berkesinambungan,” kata Kiwong usai acara Sarasehan dan Deklarasi Paguyuban Masyarakat Lebak, Sabtu (2/4/2022).

Dihadiri sekitar 120 orang warga, pertemuan dengan tagline #Bergerak dan #BersamaGerakanRakyat mendukung serta mendeklarasikan Jokowi 3 Periode.
Dalam Sarasehan dan Deklarasi tersebut, warga Cimarga yang berprofesi sebagai petani, pedagang, dan lainnya menyatakan bahwa Jokowi adalah Presiden harapan rakyat. Mereka juga mengharapkan kepemimpinan Presiden Jokowi dapat dilanjutkan.

“Kami meminta agar jabatan Presiden Jokowi sampai 3 periode, dikarenakan Jokowi sangat pantas menjabat kembali karena program-programnya yang baik dan terarah,” urainya.

Di tempat yang sama, Sigit warga Cimarga, mengatakan akan mendorong Anggota DPR dan DPD untuk mendukung jabatan Presiden tiga periode.

“Kami mendukung penuh Jokowi untuk bisa menjabat tiga periode. Oleh karena itu kami akan berupaya mendorong Anggota DPR dan DPD untuk ikut mendukung Presiden tiga periode. Dan saya optimis bahwa anggota DPR dan DPD pasti akan mengabulkannya,” ujar Sigit.

Sementara Abas warga Cimarga, menyatakan siap ikut komando dan setia kepada Jokowi di Tahun 2024.

“Saya akan terus satu komando dan setia kepada Jokowi di tahun 2024. Sebab hanya Jokowilah yang pantas memimpin di tahun 2024. Jokowi orangnya selalu berbaur dengan masyarakat Indonesia dimana saja berada, Jokowi orangnya mudah ditemui,” pungkas Abas.

Leave a Reply

Your email address will not be published.