
Gpnindonesia.com, Kediri- Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 H Tahun 2026, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri menggelar kegiatan sosial Jumat Berkah dengan menyalurkan bantuan kepada 200 orang yang membutuhkan. Kegiatan ini juga dirangkai dengan sarapan bersama masyarakat sekitar sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan. (Jum’at, 06/02/2026)
Acara tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemangku kepentingan, pegiat media sosial, insan pers, lembaga swadaya masyarakat (LSM), hingga tokoh agama dan tokoh masyarakat (toga–tomas). Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, dengan antusiasme tinggi dari para penerima bantuan. Selain bantuan materi, momen sarapan bersama menjadi simbol nyata guyub rukun dan solidaritas sosial.
Kepala Divisi Pelayanan Jalan PUPR Kabupaten Kediri, Ir. Hari Siswanto, S.T., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Berkah merupakan bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian sosial PUPR terhadap masyarakat, khususnya menjelang Ramadan.
“Kegiatan Jumat Berkah ini kami laksanakan sebagai wujud kepedulian kepada saudara-saudari kita yang membutuhkan. Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban dan membawa berkah bagi kita semua,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kegiatan sosial semacam ini akan terus didorong agar kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan persaudaraan.
Dalam kesempatan yang sama, pembina komunitas Panji Laras juga mengajak seluruh elemen untuk terus membangun sinergi dan kebersamaan dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Kediri agar berjalan lebih masif, cepat, dan berkelanjutan. Sinergitas lintas sektor dinilai penting untuk mendukung program-program nasional, termasuk pengembangan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto agar dapat tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat secara optimal.
Komitmen tersebut juga ditegaskan oleh Komandan Kodim 0809/Kediri, Letkol Inf Fhavid Nur Hadiansyah, yang disampaikan melalui sambungan video call di hadapan awak media Kediri Raya. Ia menyampaikan bahwa Kodim 0809/Kediri terus melakukan pemantauan terhadap progres pembangunan KDMP di wilayah Kabupaten Kediri.
Menurutnya, tahun 2026 telah ditetapkan sebagai tahun akselerasi pembangunan, sehingga diperlukan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait demi percepatan realisasi program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Sementara itu, Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 0809/Kediri, Mayor Inf Ngatari, mengakui bahwa dalam pelaksanaan pembangunan KDMP terdapat sejumlah kendala di beberapa lokasi, khususnya di kawasan Perhutani dan wilayah pegunungan. Meski demikian, pihaknya memastikan akan terus mencari solusi terbaik mengingat KDMP merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN).
Mayor Ngatari juga memaparkan bahwa secara umum progres pembangunan KDMP di Kabupaten Kediri menunjukkan percepatan yang signifikan. Dari total sekitar 390 titik yang menjadi target, sebanyak 284 titik telah terdata dalam sistem, dengan 282 titik di antaranya sudah terbangun. Selain itu, terdapat lima titik yang masih dalam tahap pemantauan, serta tiga titik yang telah mencapai progres pembangunan 100 persen.
Menutup keterangannya, Mayor Ngatari berharap adanya dukungan dan kolaborasi dari seluruh pihak agar pembangunan KDMP dapat diselesaikan tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kediri.red-Nj
