Bawaslu dan Kwarcab Gerakan Pramuka Nganjuk membentuk Saka Adhyasta Pemilu.

PENDIDIKAN POLITIK
Koodinasi antara Bawaslu dan Kwarcab Gerakan Pramuka Nganjuk. Foto: Bawaslu Nganjuk

GPN Indonesia, Nganjuk – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Nganjuk berkordinasi dengan Kwarcab Gerakan Pramuka Nganjuk guna membahas kelanjutan program Saka Adhyasta Pemilu, yang dihadiri oleh ketua dan anggota Bawaslu serta Kabid dan Staf Kwarcab Nganjuk, di Sekretariat Bawaslu Nganjuk, Jalan Dermojoyo, Kelurahan Payaman, Kecamatan/Kabupaten Nganjuk. Selasa (05/10/2021)

Dalam pertemuan ini, Kabid Kwarcab Nganjuk, Edi Wicaksono Utomo meperkenalkan diri terkait dengan seluk beluk Kwarcab Gerakan Pramuka Nganjuk, Mulai dari kegiatan yang dilaksanakan Pramuka, Struktur Organisasi, Dll. Sedangkan Kantor Kwarcab Nganjuk bertempat di Sanggar Bakti Jl. Supriyadi No. 02, Kecamatan/Kabupaten Nganjuk.

“Saka Adhiyasta tersebut nantinya akan melibatkan Pramuka Penegak dan Pandega di wilayah Kabupaten Nganjuk” Kata Kabid Kwarcab Nganjuk.

Sementara itu, Koordiv Pengawasam Bawaslu Kabupaten Nganjuk, Faturahman Syafi’i menyampaikan tujuan dari pembentukan Saka Adhyasta Pemilu merupakan kelanjutam program Bawaslu RI yang sudah dibentuk tahun 2017 yang sempat tertunda dikarenakan adanya Pilgub 2018 dan Pemilu 2019.

”Serta Memperluas pengawasan pemilu ke pemilih pemula dan Memberikan pendidikan khusus pengawasan pemilu bagi anggota Pramuka” Kata Koordiv Pengawasan Bawaslu Kabupaten Nganjuk, Faturahman Syafi’i.

Pihak Bawaslu Nganjuk merasa memiliki kewajiban mengajak masyarakat untuk berpartisipasi yang salah satunya melalui Program tersebut.

”Kegiatan nantinya dikhususkan menjadi 3 Krida, yakni Krida pencegahan, Krida pengawasan dan Krida penanganan pelanggaran” Kata Faturahman Syafi’i.

Agar Saka Adhiyasta Pemilu dapat terwujud sesuai dengan yang ditargetkan, pihak Bawaslu Kabupaten Nganjuk dan Kwarcab Nganjuk telah sepakat untuk mengadakan pertemuan-pertemuan berikutnya agar persiapannya lebih matang. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published.