Peduli Warga, IDI Tulungagung Salurkan Bantuan Bedah Rumah di Wonorejo

BERITA PEMERINTAHAN TULUNGAGUNG

gpnindonesia.com, TULUNGAGUNG — Kepedulian terhadap masyarakat kembali diwujudkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Tulungagung melalui kegiatan sosial dalam rangka memperingati Hari Bakti IDI ke-118. Salah satu bentuk kepedulian tersebut diwujudkan dengan pemberian bantuan bedah rumah kepada Muji, warga Desa Wonorejo, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, Rabu (21/10/2026).

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin. Program ini menjadi bagian dari kepedulian sosial IDI kepada warga yang membutuhkan, khususnya dalam membantu mewujudkan hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman.

Perwakilan IDI Cabang Tulungagung, dr. Wendi, mengatakan bahwa pemilihan penerima bantuan dilakukan sebagai bentuk perhatian organisasi terhadap kondisi masyarakat yang membutuhkan dukungan.

“Dalam rangka Hari Bakti IDI ke-118, kami menyalurkan bantuan bedah rumah kepada salah satu warga yang membutuhkan. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan meningkatkan kenyamanan tempat tinggal penerima,” ujarnya.

Selain bedah rumah, rangkaian kegiatan sosial tersebut juga diisi dengan pembagian paket sembako kepada sejumlah warga Desa Wonorejo. Kegiatan ini menunjukkan bahwa keberadaan IDI di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui bidang pelayanan kesehatan, tetapi juga melalui berbagai kegiatan sosial yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga.

Kegiatan penyerahan bantuan turut dihadiri perwakilan IDI Cabang Tulungagung, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Camat Sumbergempol, Kapolsek Sumbergempol, Babinsa, serta jajaran Pemerintah Desa Wonorejo.

Keterlibatan Plt Bupati Tulungagung dalam penyerahan bantuan tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap kontribusi organisasi profesi kesehatan dalam membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Melalui peringatan Hari Bakti IDI ke-118, semangat kepedulian dan gotong royong diharapkan semakin tumbuh. Kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan pemerintah desa juga diharapkan dapat terus diperkuat sehingga berbagai bentuk kegiatan sosial mampu memberikan manfaat nyata sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tulungagung. Red-adm