
gpnindonesia.com, SURABAYA – Koalisi Aksi Mahasiswa (KAM) Kota Surabaya menegaskan kesiapannya untuk ikut berperan dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah Jawa Timur.
Menurut KAM Kota Surabaya, kondisi keamanan dan perekonomian merupakan dua hal yang saling berkaitan. Lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif dapat mendukung masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, memberikan kepastian bagi pelaku usaha, serta membantu pemerintah menjalankan agenda pembangunan secara maksimal.
Jawa Timur menjadi salah satu daerah yang memiliki peran penting dalam perekonomian nasional. Struktur ekonominya ditopang berbagai sektor, seperti industri pengolahan, perdagangan, pertanian, perikanan, jasa, hingga pariwisata. Sementara itu, Surabaya memiliki posisi strategis sebagai pusat perdagangan dan jasa serta salah satu penggerak ekonomi di kawasan Indonesia Timur.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Jawa Timur pada 2025 tumbuh sekitar 5 persen secara tahunan atau year on year (yoy). Nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Timur berdasarkan harga berlaku juga telah berada di atas Rp3.000 triliun. Angka tersebut memperlihatkan besarnya peran Jawa Timur dalam menopang perekonomian Indonesia.
Dengan jumlah penduduk yang besar serta aktivitas industri dan perdagangan yang tinggi, stabilitas sosial dan keamanan menjadi salah satu faktor penting dalam mempertahankan kepercayaan dunia usaha, mendorong investasi, serta menjaga daya beli masyarakat.
KAM Kota Surabaya menilai upaya menciptakan situasi yang aman dan stabil tidak hanya menjadi tugas pemerintah maupun aparat keamanan. Mahasiswa dan organisasi kepemudaan juga dapat mengambil bagian melalui kegiatan edukasi, penyampaian aspirasi secara tertib, serta membangun ruang dialog dan diskusi publik yang sehat.
“Kami siap ikut menjadi bagian dalam menjaga stabilitas ekonomi dan Harkamtibmas di Jawa Timur. Mahasiswa harus tetap kritis, tetapi kritik harus disampaikan secara konstruktif, berbasis data, dan mampu memberikan solusi. Kami ingin Surabaya dan Jawa Timur tetap aman agar masyarakat dapat bekerja dan menjalankan kegiatan ekonomi dengan nyaman,” kata Ketua KAM Kota Surabaya, Abdul Aziz.
Ia menyampaikan bahwa menjaga kestabilan ekonomi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Sejumlah persoalan seperti pengendalian harga, penciptaan lapangan kerja, penguatan UMKM, peningkatan investasi, hingga menjaga daya beli masyarakat perlu menjadi perhatian bersama.
Selain itu, KAM Kota Surabaya mendorong generasi muda agar tidak hanya menjadi penonton dalam perkembangan ekonomi daerah. Mahasiswa dapat mengambil peran melalui pengembangan kewirausahaan, inovasi, ekonomi digital, literasi keuangan, serta kegiatan sosial yang memiliki dampak positif bagi masyarakat.
KAM juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan toleransi di tengah perbedaan pendapat yang berkembang di masyarakat. Masyarakat diharapkan lebih berhati-hati terhadap informasi yang beredar dan tidak mudah terpengaruh oleh berita yang belum terbukti kebenarannya, terutama informasi yang dapat memicu keresahan atau konflik sosial.
Dalam menjaga Harkamtibmas, KAM Kota Surabaya menyatakan terbuka untuk membangun komunikasi dan sinergi dengan berbagai pihak. Menurut KAM, masyarakat tetap memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi dan kritik, namun penyampaiannya perlu dilakukan secara damai, tertib, serta memperhatikan kepentingan bersama.
“Kami meyakini keamanan yang terjaga akan menciptakan ruang yang lebih baik bagi aktivitas ekonomi. Sebaliknya, pertumbuhan ekonomi yang dirasakan masyarakat juga dapat mendukung terciptanya stabilitas sosial. Karena itu, mahasiswa harus mampu hadir sebagai bagian dari solusi,” tegas Abdul Aziz.
KAM Kota Surabaya berharap seluruh elemen masyarakat di Jawa Timur dapat terus memperkuat kerja sama dan semangat gotong royong. Pemerintah, aparat keamanan, mahasiswa, pelaku usaha, akademisi, serta masyarakat dinilai memiliki peran masing-masing dalam mempertahankan Jawa Timur sebagai salah satu daerah yang menjadi penopang pertumbuhan ekonomi nasional.
Mengusung semangat “Mahasiswa Kritis, Konstruktif dan Kontributif”, KAM Kota Surabaya kembali menegaskan komitmennya untuk berkontribusi dalam menjaga stabilitas ekonomi dan Harkamtibmas, tanpa meninggalkan fungsi mahasiswa sebagai kekuatan moral, intelektual, sekaligus kontrol sosial.
KAM Kota Surabaya menegaskan bahwa kolaborasi seluruh elemen masyarakat menjadi kunci agar Jawa Timur tetap aman, kondusif, serta mampu menjaga pertumbuhan ekonominya secara berkelanjutan. red-Adm
