
gpnindonesia.com, NGANJUK – Syaiful Mahdi resmi terpilih sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Nganjuk periode 2026–2030. Ia ditetapkan secara aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) KONI Nganjuk yang berlangsung pada Minggu (1/11/2026).
Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono, yang turut menghadiri kegiatan tersebut, berharap kepemimpinan baru KONI mampu membawa kemajuan bagi dunia olahraga di Kabupaten Nganjuk.
Menurut Tatit, salah satu hal yang perlu menjadi perhatian utama adalah peningkatan prestasi atlet. Pasalnya, hasil yang diraih kontingen Nganjuk dalam sejumlah kompetisi olahraga sebelumnya dinilai masih belum optimal.
Ia menilai KONI mempunyai tanggung jawab penting dalam membangun dan mengembangkan olahraga daerah. Peran tersebut tidak hanya sebatas menjalankan roda organisasi, tetapi juga mencakup pembinaan atlet secara berkesinambungan, mulai dari pencarian bibit unggul hingga persiapan menghadapi berbagai kejuaraan.
Tatit berharap pengurus baru dapat melakukan evaluasi terhadap program pembinaan yang selama ini berjalan. Kebutuhan setiap cabang olahraga (cabor) juga perlu diperhatikan agar pengembangan potensi atlet dapat dilakukan secara maksimal.
Selain itu, ia menegaskan bahwa kemajuan olahraga daerah membutuhkan kerja sama antara KONI, pemerintah daerah, DPRD, serta seluruh pengurus cabang olahraga. Dukungan tersebut diperlukan, baik dalam hal pembinaan, penyediaan fasilitas maupun pengalokasian anggaran.
Musorkablub yang digelar di Ruang Anjuk Ladang, kompleks Kantor Pemkab Nganjuk, menetapkan Syaiful sebagai ketua umum melalui kesepakatan aklamasi. Ia menjadi satu-satunya kandidat setelah masa pendaftaran yang berlangsung selama dua pekan hanya diikuti oleh dirinya.
Ketua Panitia Musorkablub KONI Nganjuk, Toto Nuswantoro, menjelaskan bahwa tahapan penjaringan calon telah dilaksanakan berdasarkan ketentuan organisasi. Dari 37 cabang olahraga yang tergabung sebagai anggota KONI Nganjuk, sebanyak 33 cabor menyatakan dukungan kepada Syaiful.
Ia menyebutkan, hingga penutupan pendaftaran tidak terdapat kandidat lain yang mengajukan diri sebagai calon ketua umum. Meski hanya diikuti satu calon, penetapan tetap dilaksanakan melalui mekanisme musyawarah karena hak suara berada pada masing-masing cabang olahraga.
Sementara itu, Syaiful Mahdi menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan kembali capaian olahraga Kabupaten Nganjuk. Ia tidak menampik bahwa perolehan prestasi Nganjuk dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) terakhir mengalami kemunduran.
Kendati demikian, ia mengajak seluruh insan olahraga untuk tetap memiliki semangat dan optimisme dalam menghadapi kompetisi mendatang.
Syaiful menilai peluang untuk membawa Nganjuk masuk dalam jajaran 15 besar tetap terbuka. Menurutnya, keterbatasan yang ada tidak seharusnya menjadi penghalang untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan prestasi atlet.
Ia juga meminta seluruh cabang olahraga segera menyusun persiapan, khususnya cabor yang selama ini menjadi penyumbang medali. Upaya tersebut perlu didukung dengan pembinaan yang terencana dan langkah konkret agar target peningkatan prestasi dapat tercapai.
Kegiatan Musorkablub dibuka oleh Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi. Turut hadir Wakil Ketua IV KONI Provinsi Jawa Timur, Ir. Dedi Suhajadi, serta Plt. Kepala Disporabudpar Kabupaten Nganjuk, Moch. Jainuri.
Dalam sambutannya, Marhaen mengungkapkan bahwa pengembangan olahraga di Kabupaten Nganjuk masih menghadapi sejumlah kendala. Beberapa di antaranya berkaitan dengan keterbatasan sumber daya manusia, anggaran, serta ketersediaan sarana dan prasarana olahraga.
Ia mendorong setiap cabang olahraga agar lebih aktif dalam mengidentifikasi dan memantau perkembangan atlet potensial. Atlet yang memiliki kemampuan dan menunjukkan prestasi diharapkan segera dikoordinasikan dengan KONI maupun perangkat daerah terkait agar memperoleh pembinaan dan perhatian lebih lanjut.
Mengenai dukungan pendanaan, Marhaen menyampaikan bahwa pemerintah daerah masih akan melakukan pembahasan dan kajian dengan mempertimbangkan kondisi kebijakan efisiensi anggaran yang sedang berlangsung.
Sebagai informasi, jabatan Ketua Umum KONI Kabupaten Nganjuk sebelumnya diemban oleh Ali Mahfud. Setelah Ali meninggal dunia pada pertengahan 2026, posisi tersebut sempat mengalami kekosongan. Syaiful Mahdi yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris KONI kemudian ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) ketua umum hingga akhirnya ditetapkan sebagai ketua umum definitif untuk periode 2026–2030 melalui Musorkablub. Red-adm
