Beranda Nasional REFLEKSI 90 Th SOEMPAH PEMUDA

REFLEKSI 90 Th SOEMPAH PEMUDA

67
0
BERBAGI

GPNNEWS-KALBAR,Melihat sejarah dideklarasikannya Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, pemuda pemuda dari berbagai penjuru berani mengambil sikap dan langkah yg penuh resiko. Dengan menghandalkan keterbatasan dari dari semua aspek, dan memiliki satu modal yaitu semangat juang demi persatuan. Dari berbagai kalangan pemuda saat itu ada Perhimpunan Pemuda Pelajar Indonesia, ada Pemuda Indonesia, ada Pemuda Jong Java, Jong Islamiten Bon, Jong Bataks Bon, Jong Sumatera Bon, Jong Ambon, Jong Celebes, Jong Betawi maka lahirlah yang dinamakan Sumpah Pemuda.

kami putera dan puteri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu tanah air Indonesia, kami putera dan puteri Indonesia mengaku berbangsa yang satu bangsa Indonesia, kami putera dan puteri Indonesia mengaku berbahasa yang satu bahasa Indonesia.

Bagi saya ini adalah pesan suci Sumpah Pemuda yang harus dijawab utk pemuda masa kini, mampukah kita pemuda menjawabnya? Dan menjadi tantangan bagi utk menjawabnya, secara personal kita tidak mampu utk itu mari kita bersama-sama bersatu padu bergandeng tangan para pemuda Indonesia menjawab pesan suci ini. Kita lihat kembali dgn sejarah Pemuda saat itu, mereka berani meninggalkan sikap primordialisme (suku, agama, ras, dan kultur) demi persatuan Indonesia.

Pemuda masa kini utk menjawab pesan suci Sumpah Pemuda minimal Pemuda hindari keretakan prihara kerukunan. Pemuda juga mampu menjaga keberagaman dalam bingkai NKRI Pancasila UUD45 dan Bhineka Tunggal Ika.

Saudara2 Pemuda Kalimantan Barat dimanapun anda berada, sebentar lagi Pemilu kita laksanakan pada Th 2019, baik Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, DPD-RI, DPR-RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten / Kota. Dimana pemuda menempatkan dirinya? Perlu dingatkan bahwa pemuda memposisikan dirinya bersikap dan menjaga independensinya, netralitas dan menjadi pemilih yg cerdas.

Pemuda juga diharapkan berkontribusi terhadap pesta demokrasi, pemuda diberi kesempatan utk memilih dan dipilih selagi sesuai dgn aturan dan undang-undang yang mengaturnya.

Pemuda juga jangan menjadi penonton tapi pelaku dalam segala aspek (politik, sosial budaya, ekonomi, pendidikan, hankamtibmas) berkontribusilah dlm hal ini.

Sikap dan sifat destruktif; hoax, ujaran kebencian, apatis, egosentris, narkoba, pornografi dan pornoaksi, kesombongan, keangkuhan, radikalisme dan terorisme, intoleran, korupsi kolusi dan nipotisme harus dihindari olh pemuda dan sikap inilah merusak dan menodai prilaku dan prinsip berbangsa dan bernegara.

Jika ada hal-hal yang bersifat destruktif mampukah pemuda mengatasinya Pemuda harus mampu mengatasinya dengan menghandalkan Ilmu Pengetahuan dan kedewasaan serta kebijaksanaan dalam menanggapinya. Sehingga menjadi modal dasar bagi pemuda apalagi pemuda sebagai pemimpin, penggerak, promotor, pelopor, pioner.

Sejak berdirinya knpi 1973 peran pemuda sangat penting bagi bangsa dan negara, di knpi itu sendiri telah membuktikan jati dirinya sebagai penyatu sebagai wadah tempat berkumpulnya dan wadah berhimpunnya organisasi-organisasi kepemudaan dari berbagai latar belakang yang berbeda dan terjaga hingga sekarang. Knpi juga berharap kepada para pemuda kekinian apalagi sekarang apa yang dinamakan pemuda milenial, pemuda sangat mudah mengakses segala bentuk berita dan perkembangan zaman, pemuda sangat mudah berkomunikasi tanpa dibatasi oleh zona letak dan tempat tinggal sampai ke mancanegara sekalipun pemuda bisa melihat dan mengamati perkembangan duni kekinian. Kita knpi berharap pemuda harus mampu mengkoneksikan, memfilterisasikan membedakan dan memilah mana yg baik mana yg buruk dgn cara ilmu pengetahuan dan kedewasaan yg dimiliki olh pemuda. Pemuda knpi juga berharap kepada Pemerintah Pusat Daerah agar mulai dari sekarang memaksimalkan pembinaan terhadap pemuda, karna pemuda sangat berjasa terhadap bangsa ini lihat Sumpah Pemuda.

Pemuda diharapkan olh semua pihak baik pemerintah, organisasi, agama, masyarakat keluarga dan orangtua, mengharapkan pemuda harus mandiri, kreatif, inovatif dan bertanggungjawab. Pemuda juga diharapkan mengeluarkan dan menemukan ide-ide gagasan dan wawasan dan berwirausaha menuju cita-cita menggapai mimpi menjadi kenyataan.

Jhon F.Kenedi: jangan tanyakan pada negara apa yg negara berikan padamu tapi tanyakanlah dirimu apa yang kamu berikan pada negara.
Ir. Soekarno:
“berilah aku 10 pemuda maka dunia akan kugoncangkan”
“Gantunglah cita-citamu setinggi langit jika engkau jatuhpun jatuh diantara bintang-bintang”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here