Beranda Nasional Pemerintah Malu-Malu Dalam Nota Keuangan 2018

Pemerintah Malu-Malu Dalam Nota Keuangan 2018

201
0
BERBAGI

Presiden hari ini menyampaika pidato kenegaraan dalam menyambut HUT RI ke 72 Tahun sekaligus menyampaikan pidato keuangan RAPBN 2018. DPP KNPI mengapresiasi optimisme pemerintah yang tergambar dalam nota keuangan RAPBN 2018 yang disampaikan tadi pagi, namun kami menilai pemerintah masih malu – malu menetapkan indikator makro yang sebenarnya pemerintah bisa lakukan lebih dari itu. Kata Rifai Darus Ketua Umum DPP KNPI melalui keterangan persnya hari ini 16 Agustus 2017.

Menurut Rifai, Dalam pidato Nota Keuangan Pemerintah yang disampaikan oleh Presiden, Penerimaan Negara dari sektor pajak ditarget sebesar 1.609,38 Trilyun dan defisit anggaran sebesar 325,9 Trilyun atau sebesar 2,19 % dari PDB. Itu artinya bahwa PDB kita di tahun 2018 diasumsikan sebesar 15.500 Trilyun. Idealnya pemerintah mampu meningkatkan tax ratio lebih dari 14 persen dari PDB kita untuk menggenjot sisi penerimaan negara dari sektor pajak. Karena sejak 2014 tax ratio kita tidak beranjak dari 12 %. Padahal pemerintah sudah mengeluarkan program tax amnesti yang artinya pemerintah punya data ditambah lagi pemberlakuan Perpu No 1 Tahun 2017 Tentang Akses Informasi Keuangan memberikan ruang kepada pemerintah untuk mengakses data keuangan para wajib pajak baik secara koorporasi maupun orang pribadi. Jadi mengapa pemerintah masih malu-malu dalam menetapkan targer penerimaan pajak? .

Masih menurut Rifai Darus, dengan tax ratio yang sedikit lebih besar dibandingkan tahun lalu tentunya akan memberikan ruang fiskal yang besar bagi pemerintah untuk melaksanakan program program yang mampu meningkatkan kesejahteraan bagi rakyat. Sekarang ini mulai terasa bahwa pemerintah mulai mampu mengendalikan harga, seperti harga BBM di papua sudah sama dengan di jakarta, harga semen yag turun hampir 50 % Di Papua, walaupun kami menilai pemerintah bisa melakukan lebih dari itu. Untuk itu kami DPP KNPI akan menyiapkan kajian ekonomi untuk menyusun RABN 2018 versi Pemuda Indonesia akan menyampaikannya ke DPR-RI sebagai bentuk tanggung jawab pemuda untuk terlibat aktif dalam menyukses pembangunan nasional.(ver)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here